Buku Panduan & Referensi
Dokumentasi lengkap cara kerja sistem Muda Juara Finance, alur kerja, dan glosarium istilah yang digunakan.
Kamus Istilah & Konsep Dasar
QRIS (Matched, Pending, Verified)
- Pending: Data QRIS mentah yang baru diupload dan belum dicocokkan dengan mutasi bank mana pun.
- Matched: Data QRIS yang sudah otomatis tercocokkan dengan uang yang masuk / cair di mutasi bank pada menu Rekonsiliasi.
- Verified: Data QRIS yang di-assign secara manual (diberi Kementerian + Jenis) sebelum uangnya benar-benar cair di bank. Status ini membiarkan AI tahu bahwa data ini sudah aman masuk ke Laporan meskipun belum "Matched".
Mutasi & Status Transaksi
- Cek Manual: Status default mutasi baru. Artinya admin harus memeriksa dan menugaskan Kementerian/Jenis kegiatan.
- Valid: Mutasi yang sudah lengkap datanya (Punya Kementerian, Punya Program, Punya Jenis).
- MDR (Merchant Discount Rate): Potongan biaya 0.7% yang diambil bank setiap ada orang bayar via QRIS.
Alur Kerja (Workflow) Sistem
1. Manajemen QRIS & Rekonsiliasi (Uang Masuk)
- Export data Excel (
.xlsx) harian/mingguan dari Dashboard DSP QRIS. - Masuk ke menu Upload Mutasi -> Pilih tab Upload QRIS, lalu upload filenya. Data ini otomatis masuk menjadi status
pending. - Untuk memastikan uang tersebut cair: Upload PDF Mutasi Bank BCA Syariah terbaru di menu Upload Mutasi.
- Masuk ke menu Rekonsiliasi QRIS, klik tombol kuning "Jalankan Rekonsiliasi".
- Sistem akan menyusuri hingga maksimal +4 hari kedepan untuk mencari kecocokan nominal antara Qris Pending dengan Mutasi BCA. Jika cocok, status akan berubah jadi
matcheddan dipotong biaya MDR 0.7% otomatis di Laporan.
2. Manajemen Mutasi Bank (BSI & BCA)
- Download e-Statement / mutasi bulanan dalam bentuk gambar (Screenshot) atau dokumen (PDF).
- Bawa ke Upload Mutasi dan pilih sumber bank yang sesuai (BCA/BSI).
- AI akan membaca baris per baris secara cerdas. Jika AI melihat kode unik di akhir nominal transfer Bank BSI (misalkan 1.000.105), AI akan otomatis memberi label Kementerian dan Kegiatan secara mandiri (Auto-Valid).
- Klik "Simpan Data". Untuk data yang gagal "Auto-Valid", statusnya akan masuk menjadi
Cek Manual.
3. Koreksi Data & Pelaporan
- Buka menu Koreksi. Di sini berkumpul seluruh data yang masih berstatus
Cek Manualatau belum tertaut ke Kementerian/Jenis. - Gunakan fitur "Aksi Massal" (berada di tabel paling atas setelah mencentang beberapa baris) untuk secara serentak mengelompokkan data ke Kementerian, Jenis Transaksi, atau Program Event yang sama.
- Setelah semuanya beres dirapikan dan statusnya menjadi
Valid, periksa menu Dashboard dan Laporan untuk melihat pembukuan rapi per kementerian, jenis, dan tanggal.
Aturan Main Master Data & Kode
Aplikasi ini berputar pada sebuah sistem kode unik mutasi (khusus bank BSI). Hal ini memudahkan pelacakan transfer yang dilakukan anggota. Struktur master data adalah:
- Kementerian (Contoh: "01") - Merupakan kode wajib di awal pendataan yang mewakili unit/divisi. (01 Untuk SDM, dll).
- Jenis Transaksi (Contoh: "05") - Merupakan sub-kode dari kegiatan untuk pemasukan (Misal 05 Untuk Pendaftaran). Pemasukan dan Pengeluaran menggunakan "Jenis Transaksi" yang sama sistemnya, hanya berbeda label.
- Kode Unik Transfer (Kombinasi) - Ketika digabungkan antara (Kementerian = 01) dan (Jenis = 05), jadilah kode 105. Artinya pen-transfer diwajibkan menulis angka 105 di akhir jumlah transfer (misal Rp 50.105) agar AI otomatis memvalidasinya ke sistem tanpa admin perlu bekerja.